.:: Divisi Otomotif ::.


A. Kendaraan Penumpang “Lamonca Kelinci”

Kendaraan Umum dan Niaga


Sebagai langkah awal perusahaan dalam memasarkan hasil produknya adalah memberikan suatu solusi kepada Pemerintah Kota DKI untuk peremajaan bajaj dengan menggunakan kendaraan penumpang roda empat yang menggunakan kapasitas mesin sebesar 250 cc dan 350 cc sebagai suatu alternatif pilihan. Dengan mengedepankan mutu serta after sales service yang memadai, perusahaan berharap dapat memenuhi kepuasaan pelanggan, dalam hal ini Pemerintah Kota DKI pada umumnya, sehingga permasalahan bajaj bisa teratasi dari segi kelayakan dan kelaikan jalan, serta khususnya para pengusaha bajaj maupun supir bajaj dapat lebih meningkatkan pendapatan dan kualitas kerja mereka.

Penyesuaian terhadap jumlah bajaj yang beroperasi di wilayah DKI Jakarta pada saat ini, yaitu sebanyak 15.000 unit, maka perusahaan mentargetkan waktu kurang dari 6 (enam) tahun masa proses produksi.

Program peremajaan bajaj ini sekaligus menjadi pilot project bagi perusahaan untuk mencapai brand awareness pada tahun ke dua produksi sebagai produk otomotif yang telah dikenal dan diminati oleh masyarakat luas, sehingga diharapkan perusahaan dapat mulai memperluas peran produk tersebut menjadi kendaraan penumpang dan niaga di seluruh wilayah NKRI.

Kendaraan Pribadi

Keberhasilan dari pilot project dalam rangka peremajaan bajaj di wilayah Pemerintah Kota DKI Jakarta di tahun kedua menjadi indikasi bagi perusahaan untuk memulai proses pengembangan peran produk ke tingkat yang lebih maju dengan didukung oleh research and development yang mendukung. Perusahaan akan mewujudkan prototipe kendaraan pribadi berkapasitas 660 cc hingga 1.000 cc untuk kalangan menengah kebawah dengan penghasilan setahun rata-rata 12.000.000 hingga 30.000.000. Perusahaan mentargetkan tahun ke tiga adalah sebagai tahun pemasaran produk ini.

B. Kendaraan Roda Tiga untuk Niaga “Lamone”

Seperti halnya dengan Lamonca Kelinci, perusahaan berusaha melakukan pendekatan ke pihak PERTAMINA Divisi LPG sebagai saran alternatif angkutan LPG dari rumah ke rumah dengan kondisi yang sulit dijangkau oleh kendaraan besar lain. Sesuai dengan misi dari Pertamina khususnya LPG untuk mengedepankan Mutu Pelayanan kepada Pelanggan akhir yaitu pengguna LPG untuk meraih brand image, Perusahaan berusaha memberikan solusi dalam hal kecepatan, keefektifan, dan keselamatan dalam masalah pengangkutan LPG ke pelanggan akhir. Salah satunya adalah dengan diundangnya perusahaan untuk mempresentasikan produk yang telah dihasilkan di berbagai acara Temu Mitra LPG Pertamina (seperti: Bandung, Surabaya dan Yogyakarta), perusahaan berkeyakinan dapat memenuhi permintaan dari pihak Pertamina.

Pada tahun pertama produksi, perusahaan mentargetkan untuk memproduksi sebanyak 500 unit pertahun, khusus untuk proyek Pertamina LPG. Di tahun pertama pula, perusahaan berusaha memasarkan kepada berbagai perusahaan yang membutuhkan sarana angkutan alternatif, seperti untuk hantaran air mineral dalam galon, makanan siap saji, jasa kurir, kantor pos, dan lain-lain.

Tentang Kelinci 
Tentang Lamone